Tiada yang cerewet

Pada dasarnya Istri kita tiada yang Cerewet, hanya saja (menurut saya) Ia memiliki kecerdasan Verbal yang tinggi serta daya ingat yang kuat.
daya ingat kuat, sehingga amatlah wajar jika ingin "Curhat" panjang tentang seharian yang dilakukan atau ditemuinya pada suami.

dan suami hendaknya jadi pendengar yang baik, bahkan kalo perlu jadi jurnalist : mendengar dan menuliskan yang dia dengar, trus jadikan sebuah karya buku (dengan nama Fulanah) dan dijual online he..he.. :D




Menurut sebuah penelitian, perempuan rata-rata berbicara 20.000 kata per hari (3 X lebih banyak ketimbang Pria), maka wajar jika Istri kita ingin bercerita banyak (dari ingatan seharian apa saja yang ditemui/aktifitasnya)
coba kalo istri cerita ke orang lain, kan bisa berabe he..he.. :D

baiknya hanya cerita/curhat ke kita, intinya diusahakan kitalah tempat ruang konseling istri.

Cuba kita ingat dan ambil ibroh dimana Rasululloh menikahi Aisyah salah satunya adalah karena daya ingat wanita kuat (apalagi masih muda), sehingga Aisyah mewarisi hadist/perkataan Rasulullah terbanyak diantara sahabat yang lain.
Wallahu a'lam

Komentar